Taktik Negosiasi Aneh Arsenal Terbongkar dalam Perekrutan Bruno Guimaraes Senilai 75 Juta Poundsterling dari Newcastle

Perburuan Arsenal untuk menggaet kapten Newcastle United, Bruno Guimaraes, kini memasuki babak akhir. Gelandang internasional Brasil tersebut bersiap untuk merampungkan kepindahannya ke klub London Utara tersebut dengan nilai transfer fantastis sebesar £75 juta (sekitar Rp1,5 triliun).
Di tengah proses yang mendekati kepastian ini, rincian baru bermunculan mengenai taktik negosiasi spesifik yang diterapkan oleh The Gunners selama saga transfer berlangsung.
Menurut laporan dari jurnalis Sky Sports area North East, Keith Downie, jajaran manajemen Newcastle United dibuat bingung oleh pendekatan yang dilakukan pihak Arsenal, khususnya pada pekan-pekan awal diskusi.

Langkah awal transfer ini sebenarnya telah diletakkan beberapa minggu lalu ketika pihak perantara menghubungi Newcastle untuk mengukur syarat apa saja yang dibutuhkan guna memboyong bintang mereka ke Stadion Emirates.
Sesaat setelah pendekatan awal tersebut, Guimaraes memberi sinyal kepada manajemen Newcastle bahwa dirinya sangat terbuka untuk bergabung dengan tim yang berstatus sebagai juara bertahan Premier League tersebut.

Strategi Menunda yang Membingungkan Newcastle
Namun, alih-alih memanfaatkan momentum tersebut dengan langsung melayangkan penawaran resmi, Arsenal justru mengambil langkah mundur.
Keith Downie mengungkapkan: "Arsenal mengulur-ulur proses transfer ini dengan menolak menghubungi Newcastle selama berminggu-minggu — sebuah hal yang dinilai sangat aneh oleh pihak Newcastle."
Alih-alih membuka jalur komunikasi langsung antardewan klub, Arsenal dilaporkan memilih untuk terus beroperasi melalui pihak ketiga atau perantara dalam jangka waktu yang terbilang lama. Pendekatan tidak biasa ini membuat para pejabat tinggi Newcastle bertanya-tanya mengapa The Gunners sengaja menunda kontak formal, padahal minat dari sang pemain sudah dipastikan sejak awal.
Pihak Newcastle sebenarnya sangat berhasrat untuk mempertahankan Guimaraes dan tidak memiliki niat sedikit pun untuk menjual gelandang andalan mereka. Namun, posisi Newcastle menjadi serba salah. Seandainya pemain berusia 28 tahun itu menyatakan ingin bertahan di Tyneside, Newcastle dipastikan akan langsung menolak tawaran apa pun yang datang dari Arsenal maupun klub pesaing lainnya.
Akan tetapi, Guimaraes yang kini berusia 28 tahun tetap teguh pada pendiriannya. Ia memberi tahu jajaran direksi Newcastle bahwa ia ingin hengkang karena merasa bahwa bergabung dengan Arsenal memberi peluang yang jauh lebih besar untuk bersaing dan memenangkan gelar-gelar juara bergengsi.

Penyelesaian Kesepakatan dan Prospek Kedua Klub
Setelah Arsenal akhirnya menginisiasi kontak langsung antarklub dan memenuhi penilaian harga yang diminta Newcastle, proses negosiasi berjalan sangat cepat menuju kesepakatan senilai £75 juta. Saat ini, kepindahan tersebut tinggal menunggu pengesahan resmi dari pihak Premier League.
Meskipun ditinggalkan sang bintang, hubungan antara Guimaraes dan Newcastle dipastikan tetap harmonis dan terjalin secara baik-baik menjelang kepindahannya ke London Utara.
Kehilangan sang kapten memang menjadi pukulan telak bagi Newcastle. Namun, dana segar sebesar £75 juta memberikan fleksibilitas finansial yang sangat penting bagi klub untuk melakukan perombakan skuad menyongsong musim baru dan era baru di Tyneside.
Sumber: FourFourTwo
Tidak ada komentar: