recent

Membangun Kultur dan Taktik: Catatan Lengkap Tur Pramusim Chelsea Bersama Xabi Alonso

Xabi Alonso

Chelsea sejauh ini mencatatkan dua kemenangan dari lima pertandingan yang mereka jalani selama kampanye pramusim. Rangkaian tur ini memang berpusat pada sang manajer baru, Xabi Alonso. Meski demikian, perjalanan udara sejauh 24.561 mil yang memakan waktu 56 jam tersebut sebenarnya telah dirancang jauh sebelum penunjukannya pada bulan Mei lalu.


The Blues melakukan perjalanan yang lebih jauh dan lebih lama dibandingkan klub Premier League mana pun musim panas ini. Jarak tersebut hampir dua kali lipat dari tur Amerika Serikat mereka musim lalu di bawah arahan mantan manajer Enzo Maresca. Dalam tur kali ini, Chelsea menyambangi Sydney, Hong Kong, dan Jakarta, sebelum mengakhiri rangkaian perjalanan di Iskandar Puteri, Malaysia, pada hari Minggu.


Agenda ini tentu melelahkan bagi banyak orang, tidak terkecuali bagi Alonso. Namun, hal itu tidak menghentikannya untuk menetapkan standar tinggi. Pria berusia 44 tahun tersebut mengusir efek jetlag dengan berlari bersama sejumlah staf klub pada kecepatan yang mengagumkan, yakni 4 menit 30 detik per kilometer.


Aksi tersebut langsung membangun budaya tanpa alasan di dalam tim, sama halnya dengan keterlibatannya dalam pertandingan antarstaf sebelum skuad terbang melakukan tur. Mantan pemenang Piala Dunia bersama timnas Spanyol itu bermain di tim yang menang dan mengarsiteki sebagian besar gol yang tercipta.


Sebelum tur dimulai, Alonso sebenarnya telah memberikan porsi latihan fisik yang sangat berat bagi para pemainnya di markas latihan Cobham, termasuk sesi latihan ganda selama beberapa minggu. Meski dihadapkan pada kelelahan dan padatnya jadwal perjalanan, Chelsea tetap memanfaatkan tur ini untuk berfokus pada elemen-elemen taktis krusial.


Manajemen Perjalanan dan Sesi Latihan Handal di Sydney

Chelsea players in Sydney

Alonso mengungkapkan bahwa ia dan para pemainnya saling mempelajari karakter satu sama lain, baik di dalam maupun di luar lapangan sepanjang tur pramusim ini.


Chelsea sendiri melakukan berbagai langkah mitigasi untuk mengurangi kelelahan pemain. Selain menyewa pesawat jet pribadi Airbus A340, klub langsung menyesuaikan zona waktu para pemain ke waktu Sydney. Mereka diinstruksikan untuk tidur setelah makan selama perjalanan, yang sempat melakukan transit di Bandara Internasional Bandaranaike di Katunayake, Sri Lanka, sebelum akhirnya mendarat di Australia.


Selama di Sydney, mereka berlatih di Sky Park—markas Sydney FC—sebuah fasilitas latihan yang kompak namun berkualitas tinggi. Mereka juga menggelar sesi latihan terbuka dengan intensitas relatif rendah di Allianz Stadium.


Sesi latihan terbuka tersebut memperlihatkan pendekatan Alonso yang turun tangan secara langsung. Ia berulang kali memperagakan kemampuan umpan-umpannya, sekaligus menguji pemain seperti Estevao Willian dengan memintanya melepaskan umpan silang menggunakan kaki terlemahnya (kaki kanan) untuk diselesaikan oleh rekan-rekannya.


Di akhir sesi tersebut, Alonso bahkan melepaskan tembakan half-volley spektakuler dari jarak 25 yard yang meluncur mulus ke dalam gawang. Momen ini menjadi pengingat akan kualitas yang pernah menjadikannya salah satu gelandang terbaik dunia saat membela Liverpool, Real Madrid, dan Bayern Munchen.


Bek timnas Inggris, Levi Colwill, mengaku "cemburu" melihat betapa sempurnanya kemampuan Alonso dalam membagi dan mengalirkan bola. Senada dengan Colwill, gelandang Romeo Lavia juga memberikan pujian tinggi.


"Manajer adalah pemain hebat, salah satu yang terbaik di generasinya," ujar Lavia. "Anda bisa melihatnya langsung saat ia masuk ke sesi latihan. Ia mulai membagi bola dengan cara yang hanya bisa dilakukan oleh mereka yang pernah bermain di level tertinggi. Merupakan sebuah kebanggaan bisa bekerja dengannya, terutama bagi saya sebagai seorang gelandang."


Tur di Australia juga dihadiri oleh kepala pelatih tim nasional rugby Australia, Les Kiss, yang merupakan pendukung setia Chelsea. Ia berjalan kaki dari markas timnya yang berdekatan untuk bertemu dan bertukar jersi dengan Alonso.


Kehadiran Pemain Muda dan Kehidupan di Luar Lapangan

Skuad Chelsea kali ini juga dihuni oleh beberapa pemain berusia 16 dan 17 tahun. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah pemain kelahiran Sydney, Mahdi Nicoll-Jazuli. Ia tampil menonjol sebagai salah satu pemain muda yang bersinar selama tur berkat performa impresifnya di lini tengah.


Nicoll-Jazuli menarik perhatian besar dari media Australia karena hubungan ibunya dengan kota Sydney serta peluangnya untuk membela timnas Australia di masa depan, meskipun saat ini ia tercatat membela timnas Inggris U-17.


Di luar aktivitas lapangan, para pemain muda diberikan waktu luang untuk menonton bioskop, menikmati tur perahu, dan mempelajari kebudayaan lokal. Di hotel mewah tempat mereka menginap yang menghadap ke Darling Harbour, fasilitas seperti tenis meja, papan lempar panah (darts), hingga gim komputer turut disediakan.


Suasana santai ini dimanfaatkan para pemain Chelsea dan Tottenham Hotspur untuk mengeksplorasi kota sebelum kedua tim bertanding di hadapan 80.000 penonton pada hari Sabtu.


Selain itu, terdapat pula kegiatan sponsor di dekat Pantai Bondi, serta kunjungan kelompok ke North Sydney Pool di bawah Harbour Bridge. Di sana, para pemain melakukan sesi gimnasium sebelum bersantai di fasilitas spa dan kolam renang berukuran standar Olimpiade. Kiper Robert Sanchez bahkan sempat tampil dalam sebuah acara televisi pagi sebelum pertandingan.


Colwill menggambarkan tur ini sebagai sarana mempererat kebersamaan tim yang luar biasa. Meski demikian, hasil kemenangan 6-4 atas Western Sydney Wanderers dan kekalahan 2-1 dari Tottenham menunjukkan bahwa skema yang dibangun Alonso masih berada pada tahap awal.


Orang dalam klub mengungkapkan bahwa pada awalnya suasana tur terasa mirip dengan era Mauricio Pochettino karena porsi latihan fisik yang sangat dominan. Namun, ide-ide taktis mulai dimasukkan secara bertahap seiring kembalinya para pemain senior dari tugas internasional.


Dalam tiga pertandingan pertama, Alonso tidak banyak mengubah skema 4-2-3-1 yang sebelumnya disukai oleh Maresca dan sempat dilanjutkan dalam masa kepelatihan singkat Liam Rosenior.


Petinggi klub seperti pemilik bersama Behdad Eghbali serta direktur olahraga Paul Winstanley dan Joe Shields juga hadir di Australia. Aktivitas transfer klub tetap berjalan intensif lintas zona waktu, di mana Chelsea terus mengupayakan kesepakatan untuk Maxence Lacroix, Danny Welbeck, Jordan Henderson, dan bek asal Spanyol, Pep Chavarria.


Alonso juga terlihat menarik Moises Caicedo dan Nicolas Jackson untuk menjalani sesi latihan personal satu lawan satu setelah keduanya menyusul bergabung usai memperkuat negara masing-masing di Piala Dunia. Keduanya diuji secara fisik sembari menerima alur umpan dari staf pelatih.


Australia juga menjadi saksi konferensi pers pra-pertandingan pertama bagi Cole Palmer. Ia tampil rileks, penuh senyum, dan membagikan berbagai cerita dengan gaya bicaranya yang lugas namun karismatik. Alonso mengaku terkesan dengan kebugaran dan kelaparan Palmer saat kembali, serta menyebutnya sebagai seorang "pemimpin"—hal yang tercermin dari interaksinya dengan para pemain muda di dalam skuad.

Cole Palmer, Levi Colwill and Danny Welbeck

Perekrutan baru Danny Welbeck [kanan] tampak telah bergabung bersama skuad Chelsea di Hong Kong.


Antusiasme Fans di Hong Kong dan Kembalinya Mykhailo Mudryk

Setelah menempuh penerbangan pribadi selama 10 jam menuju Hong Kong, skuad Chelsea menginap di Kerry Hotel. Di sana, fans lokal berkumpul secara rutin dengan harapan bisa mendapatkan foto swafoto dan tanda tangan.


Meski sambutan berlangsung positif, tingginya antusiasme penggemar membuat pihak keamanan meningkatkan penjagaan. Beberapa suporter bahkan memesan kamar di hotel yang sama agar bisa bertemu langsung dengan para pemain di dalam lift atau area publik.


Palmer dan Colwill sempat diberi kebebasan untuk pergi berbelanja setelah mengalami benturan ringan saat melawan Spurs. Namun, rekaman video yang beredar menunjukkan betapa populernya mereka di sana; keduanya dikejar-kejar oleh fans yang meminta foto bersama di dalam mal lokal.


Di Hong Kong pula, Mykhailo Mudryk menyusul bergabung bersama grup, berdampingan dengan Welbeck, Mike Penders, Geovany Quenda, dan Gabriel Slonina. Kehadiran Mudryk sebenarnya tidak direncanakan sejak awal, namun Chelsea memilih untuk memperlakukannya sebagai anggota skuad penuh meskipun ia telah absen selama 20 bulan akibat sanksi tes positif zat terlarang meldonium.


Kembalinya winger asal Ukraina itu diwarnai suasana emosional. Ia mendapat sambutan bak pahlawan dalam sesi latihan terbuka, sebelum akhirnya menjalani laga kembalinya sebagai pemain pengganti saat melawan Juventus pada hari Rabu lalu, serta menyumbang satu pakan gol (assist) di menit-menit akhir saat bermain imbang 3-3 dengan Johor Darul Ta'zim.


Perubahan Taktis dan Peran Austin MacPhee

Hal penting lainnya dari sudut pandang taktis adalah kedatangan pelatih bola mati (set-piece) baru, Austin MacPhee, yang langsung mengambil peran dominan dalam sesi latihan. Dengan membawa buku catatan dan dibantu pelatih junior yang bertindak sebagai penghalang (blocker), pria asal Skotlandia yang sebelumnya sukses di Aston Villa itu terus memberikan instruksi dengan suara lantang.


Tahap ini menandai peningkatan signifikan dalam kerja taktis tim, di mana skema pola serangan ala Xabi Alonso mulai terlihat jelas. Ide-ide tersebut kian nampak meski Chelsea harus menelan kekalahan 1-0 dari Juventus di Kai Tak Stadium, di mana kondisi lapangan yang buruk menyulitkan alur serangan kedua tim.


Di hari libur resmi, Alonso bersama beberapa pemain dan staf sempat bermain golf. Sementara pemain lainnya memilih makan malam bersama, bermain gim virtual reality, atau berkunjung ke patung Big Buddha (Tian Tan Buddha).


"Kami telah belajar banyak dalam dua minggu ini, tidak hanya dari sisi sepak bola tetapi juga dari sisi personal untuk saling mengenal satu sama lain," tutur Alonso.


Hasil Pertandingan Akhir Tur dan Persiapan Musim Baru

Untuk menghindari cuaca panas yang terasa mencapai 39 derajat Celsius akibat kelembapan tinggi, sesi latihan di Hong Kong digelar lebih sore. Hong Kong menjadi markas kedua Chelsea sebelum mereka melanjutkan perjalanan singkat ke Indonesia dan Malaysia.


Saat menghadapi AC Milan pada hari Sabtu, Joao Pedro menjadi bintang lapangan Chelsea sepanjang pramusim ini. Ia mencetak dua gol dalam kemenangan 3-0, yang menambah catatan golnya menjadi enam gol dari enam laga (termasuk laga tertutup).


Hasil terbaik Chelsea di musim panas ini diwarnai oleh dua gol yang lahir dari situasi sepak pojok—hanya seminggu setelah kedatangan Austin MacPhee. Laga ini juga menjadi momen pertama Chelsea menerapkan formasi tiga bek dengan wing-back, sistem yang dipakai Alonso saat membawa Bayer Leverkusen menjuarai Bundesliga pada tahun 2024.


Pada laga terakhir hari Minggu melawan juara bertahan Malaysia, Johor Darul Ta'zim, Alonso melakukan rotasi besar-besaran dengan melibatkan banyak pemain muda. Chelsea memaksakan hasil imbang 3-3 berkat gol bunuh diri Antonio Glauder di menit ke-89, setelah sebelumnya Liam Delap mencetak dua gol melalui titik penalti.


Secara keseluruhan, Chelsea menghadapi kondisi yang kurang ideal sepanjang tur ini, mulai dari perjalanan yang sangat jauh, komitmen sponsor, hingga kondisi lapangan yang kurang baik. Kini, mereka memiliki waktu dua minggu di Cobham untuk memulihkan kondisi.


Chelsea dijadwalkan bertanding melawan mantan klub Alonso, Real Sociedad, di Stamford Bridge pada Sabtu, 15 Agustus, sebelum melakoni laga pembuka Premier League melawat ke markas Fulham pada Senin, 24 Agustus. Terlepas dari beratnya tuntutan tur musim panas, agenda ini berhasil menjadi fondasi pembentukan kultur baru bagi Alonso dalam upayanya membangkitkan performa Chelsea usai masa-masa sulit musim lalu.

Stamford Bridge

Sumber: BBC Sport

Tidak ada komentar:

All Rights Reserved by EPL Sentris © 2025 - 2026
© 2026. All Rights Reserved. Shared by FPL Winner

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.