Julian Alvarez Diteriaki Suporter Atletico Madrid: Bagaimana Nasib Masa Depannya di Tengah Minat Barcelona dan Arsenal?

Julian Alvarez tampak lesu saat Atletico Madrid bermain imbang 2-2 melawan Villarreal dalam laga lanjutan La Liga.
Masa depan Julian Alvarez di Atletico Madrid berada di titik krusial. Penyerang asal Argentina tersebut mendapat sambutan dingin berupa siulan dan ejekan keras dari pendukung Atletico Madrid dalam penampilan pertamanya sejak mengutarakan keinginan untuk hengkang, di tengah minat yang nyata dari Barcelona dan Arsenal.
Nama Alvarez langsung disambut sorakan cemoohan oleh para pendukung Atletico di Stadion Metropolitano saat dibacakan sebelum pertandingan melawan Villarreal. Gelombang penolakan semakin jelas ketika striker berusia 26 tahun itu mulai melakukan pemanasan di pinggir lapangan sekitar menit ke-60.
Puncaknya terjadi ketika Alvarez masuk menggantikan bek Marc Pubill pada menit ke-67. Siulan negatif membahana di sekeliling stadion, diiringi raut wajah sang pemain yang tampak tidak bahagia. Beberapa kelompok suporter bahkan menyanyikan seruan agar ia segera angkat kaki dari klub.

Dalam laga yang berakhir imbang 2-2 tersebut, Alvarez tidak memberikan dampak signifikan bagi permainan Atletico. Saat pertandingan usai, ia memilih tidak ikut bersama rekan-rekan setimnya untuk memberikan tepuk tangan kepada penonton. Alvarez langsung berjalan menuju lorong pemain—momen di mana sebuah syal Atletico sempat dilemparkan dan jatuh tepat di dekat kakinya.
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, mengonfirmasi dalam konferensi pers usai pertandingan bahwa tindakan Alvarez untuk tidak menghampiri suporter bersama tim merupakan keputusan resmi dari pihak klub.

Kiper Atletico Madrid, Jan Oblak, turut memberikan pandangannya terkait situasi pelik ini kepada DAZN usai laga. "Kita semua harus bersatu. Julian ada di sini, dia bersama kami di dalam tim dan selama dia ada bersama kami, kami akan mendukungnya dan menginginkan performa terbaik darinya. Sayangnya, ini situasi yang tidak nyaman bagi siapa pun, namun semoga semuanya dapat terselesaikan dan di akhir musim kita semua bisa bahagia," tutur Oblak.
Ketika ditanya mengenai respons negatif suporter dan nasihat apa yang akan diberikan kepada Alvarez, Simeone menegaskan fokus utamanya. "Saya di sini bukan untuk memberikan nasihat. Apa yang harus saya lakukan adalah berkonsentrasi pada pekerjaan saya, yaitu dari sudut pandang olahraga, memberikan yang terbaik untuk Atletico Madrid," ujar pelatih asal Argentina tersebut.
Simeone menambahkan, "Satu-satunya hal yang saya tahu adalah jika Atletico Madrid ingin memenangkan gelar, kami harus bersatu, kami perlu memiliki penyerang, dan kami perlu memiliki penyerang-penyerang penting. Untuk itu, kita semua harus bekerja keras demi mencapai apa yang kita butuhkan."
Ketegangan ini berakar dari ketidakpastian masa depan Alvarez. Saat berpartisipasi di Piala Dunia, ia sempat menyatakan kepada ESPN bahwa "kepindahan adalah opsi terbaik" karena ia ingin "mewujudkan mimpinya".
Meskipun Alvarez tidak sebut merk atau menamai klub tertentu secara terbuka, berbagai sumber yang memahami situasi tersebut meyakini bahwa "mimpi" yang dimaksud adalah bergabung dengan Barcelona. Alvarez merupakan target transfer nomor satu Barcelona pada musim panas ini, tetapi Atletico telah menyampaikan keluhan secara terbuka atas apa yang mereka anggap sebagai taktik tidak etis dari Barca untuk menggaet pemain mereka.
Situasi semakin rumit setelah The Athletic melaporkan bahwa Arsenal juga memiliki minat jangka panjang terhadap Alvarez. Di sisi lain, Real Madrid sempat mengumumkan pada bulan Juni bahwa penawaran sebesar €150 juta ($175 juta / £128 juta) untuk Alvarez telah ditolak oleh Atletico—meskipun sumber internal Atletico menilai tawaran dari rival sekota itu bukanlah proposal yang serius.
Di tengah situasi yang kian tidak menentu ini, berikut adalah perkembangan terbaru seputar peluang Barcelona dan Arsenal dalam mengamankan jasa sang penyerang berdasarkan informasi dari para sumber internal.
Secara resmi, Atletico Madrid selalu mempertahankan sikap bahwa Alvarez tidak dijual pada bursa transfer ini. Namun, sumber dari jajaran pimpinan klub mengungkapkan bahwa mereka siap mempertimbangkan penawaran jika ada yang menyentuh angka €150 juta.
Terkait pernyataan Real Madrid pada 9 Juni lalu yang mengklaim penawaran senilai €150 juta mereka ditolak, sumber terdekat dari kedua belah pihak menyebutkan bahwa tawaran tersebut tidak pernah diniatkan secara serius. Lagipula, Atletico menegaskan tidak akan pernah menjual pemain bintangnya ke rival utama mereka.
Prinsip utama pimpinan Atletico adalah menolak menjual Alvarez ke Barcelona, dan terlebih lagi ke Real Madrid. Namun, sikap klub berpotensi berbeda jika penawaran datang dari klub luar Spanyol seperti Arsenal.

Seorang sumber yang dekat dengan pimpinan Atletico mengungkapkan bahwa satu-satunya cara Alvarez bisa hengkang musim panas ini adalah jika Arsenal melayangkan penawaran resmi sebesar €150 juta. Hingga saat ini proposal tersebut belum masuk, dan pihak klub menilai kecil kemungkinan juara Premier League itu akan mengelontorkan dana sebesar itu untuk sang striker.
Pihak Atletico menilai situasi Alvarez saat ini sudah menyerupai lelucon dan menyatakan bahwa "bursa transfer harus segera ditutup" setelah melihat insiden yang terjadi di Metropolitano.
Sementara itu, bagi Barcelona, Alvarez tetap menjadi target utama dan pilihan favorit pelatih Hansi Flick untuk memperkuat lini depan. Pasca kepindahan Robert Lewandowski ke klub Major League Soccer Chicago Fire dan hengkangnya Ferran Torres ke Paris Saint-Germain, Barca saat ini tidak memiliki penyerang murni senior di dalam skuad mereka.
Namun, dalam beberapa pekan terakhir, muncul optimisme yang memudar di internal Barcelona terkait peluang mendatangkan pemain Argentina tersebut, mengingat sikap Atletico yang sangat tidak fleksibel.
Sumber dari dalam ruang ganti Barcelona mengonfirmasi bahwa para pemain menyadari hasrat Alvarez untuk bergabung bersama mereka. Pihak manajemen klub menegaskan masih terus memantau situasi dan bersedia menunggu hingga detik-detik terakhir penutupan bursa transfer, meski di saat bersamaan mereka juga harus menyiapkan rencana cadangan.
Penolakan Atletico untuk bernegosiasi memaksa Direktur Olahraga Barcelona, Deco, mulai mencari alternatif lain. Dalam wawancaranya dengan media lokal TV3 pekan lalu, Deco mengisyaratkan bahwa Barcelona kemungkinan besar akan mendatangkan penyerang baru sebelum tenggat transfer.

"Kami memiliki solusi di dalam tim (untuk peran striker tengah), tetapi kemungkinan besar kami akan melakukan pergerakan sebelum bursa transfer ditutup," kata Deco.
Deco sedang mengidentifikasi profil pemain nomor 9 lainnya. Laporan lokal sempat mengaitkan nama penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez. Sumber senior di Camp Nou membenarkan bahwa mereka memantau situasi Martinez, yang memiliki banyak pengagum di internal klub. Meski demikian, Inter menganggap striker Argentina berusia 29 tahun yang juga menjabat sebagai kapten tim tersebut sebagai pemain yang tidak dijual.

Terdapat keyakinan kuat di internal Barcelona bahwa Alvarez akan menolak kepindahan ke klub mana pun selain Barca. Ia juga dilaporkan tidak begitu antusias untuk kembali berkarier di Premier League, tempat ia pernah membela Manchester City dari tahun 2022 hingga 2024.
Di lain sisi, para pemain Barcelona sempat menyaksikan laga Atletico Madrid melalui layar kaca dari hotel tempat mereka menginap sebelum melakoni pertandingan liga melawan Elche pada hari Minggu malam.
Dari kubu Arsenal, meski sudah lama mengagumi kualitas Alvarez, mereka belum yakin seberapa besar keinginan sang pemain untuk kembali ke Inggris. Pihak Arsenal diketahui telah menjalin kontak dengan Atletico serta perwakilan Alvarez pekan lalu untuk menjajaki potensi transfer.
Arsenal menyadari sepenuhnya bahwa prioritas utama Alvarez adalah Barcelona. Karena itu, Arsenal membutuhkan dorongan atau sinyal positif dari pihak pemain sebelum memutuskan bertindak lebih jauh dalam negosiasi.
Prioritas utama Arsenal pada bursa transfer musim panas ini sebenarnya adalah merekrut penyerang sayap kiri, terlebih klub Saudi Pro League, Al Hilal, sedang berupaya mendatangkan Gabriel Martinelli.
Meski demikian, Arsenal siap bersikap fleksibel. Mereka menilai ketersediaan penyerang berkualitas tinggi yang dapat meningkatkan mutu skuad sangat terbatas, sehingga mereka tetap berminat merekrut pemain berkaliber seperti Alvarez—meskipun posisi alaminya adalah penyerang tengah.
Namun, berbagai sumber menegaskan bahwa hasrat utama Alvarez saat ini belum berubah, yakni berlabuh ke Barcelona. Situasi ini harus berubah terlebih dahulu agar transfer ke Arsenal menjadi realistis.
Dengan tenggat bursa transfer yang menyisakan waktu sedikit menjelang penutupan pada 1 September, waktu kian menyempit bagi Arsenal jika mereka ingin meyakinkan Alvarez untuk mengubah keputusan masa depannya.
Sumber: The Athletic
Tidak ada komentar: