recent

Media Swedia Sebut Performa Viktor Gyokeres "Agak Membosankan" Meski Jadi Pahlawan Kemenangan atas Rumania

Media Swedia Sebut Performa Viktor Gyokeres

Striker Arsenal, Viktor Gyokeres, tidak memerlukan motivasi tambahan untuk tampil membela tim nasional Swedia saat menghadapi Rumania dalam laga UEFA Nations League pada Jumat lalu. Pertandingan ini menjadi panggung baginya setelah terbukanya peluang untuk kembali mengisi starting XI skuad asuhan Mikel Arteta di tingkat klub.


Sepanjang musim 2026-2027 sejauh ini, Gyokeres lebih banyak menjadi pelapis Kai Havertz. Namun, ia berpotensi kembali dipercaya sebagai penyerang tengah utama The Gunners menyusul cedera hamstring yang dialami Havertz.


Pihak Arsenal berharap masalah cedera pemain asal Jerman tersebut tidak serius. Kendati demikian, Gyokeres kini berada di posisi terdepan untuk memimpin lini serang Meriam London dalam dua pertandingan pertama setelah jeda internasional, yakni melawan Leeds United dan Lille.


Meskipun minim menit bermain sebagai starter di level klub musim ini, Gyokeres tetap dipercaya berduet dengan Alexander Isak di lini depan Swedia dalam kemenangan 2-1 atas Rumania. Ia berhasil membayar kepercayaan pelatih Graham Potter lewat gol krusial pada penghujung babak pertama.


Setelah gol pembuka dari Isak berhasil disamakan oleh Dennis Man, tembakan jarak jauh Lucas Bergvall berhasil ditepis dan memantul ke arah Gyokeres. Tendangan Gyokeres yang sempat membentur tanah akhirnya bersarang di dalam gawang lawan, meskipun Radu Dragusin sudah berusaha keras untuk menghalaunya.


Bagaimana Penilaian Media Swedia terhadap Penampilan Viktor Gyokeres?

Meski mencetak gol penentu kemenangan, penampilan pemain berusia 28 tahun tersebut dinilai jauh dari performa terbaiknya. Gyokeres tidak mencatatkan tembakan lain sepanjang pertandingan dan gagal dalam dua percobaan penggiringan bola (dribel) sebelum akhirnya digantikan pada menit ke-76.


Media TVMatchen memberikan nilai 6/10 untuk Gyokeres dan menyebut penampilannya "sedikit membosankan" akibat kurangnya menit bermain sebagai starter di Arsenal. Kendati demikian, mereka tetap memujinya karena mampu memanfaatkan peluang dengan baik layaknya seorang penyerang murni.


SvenskaFans juga memberikan analisis yang terukur mengenai performa pemain Arsenal tersebut. Mereka menilai Gyokeres "gagal masuk ke dalam alur permainan", tetapi tetap efektif menjalankan perannya sebagai target man dalam laga Grup 4 Liga B tersebut.


Sementara itu, FotbollSkanalen menyebut Gyokeres tampil "sangat bersemangat untuk bermain", namun memberikan sorotan pada ketidaktepatannya dalam duel-duel bola serta kecanggungannya saat menguasai bola di kaki.


Di sisi lain, SVT Sport memberikan pandangan yang lebih positif terhadap penampilan sang penyerang. Mereka mengklaim bahwa pemain berusia 28 tahun itu "melakukan apa yang biasa ia lakukan" untuk Swedia, setelah kini mengoleksi 22 gol dari 38 penampilan bersama tim nasional.

Langkah Selanjutnya untuk Swedia dan Viktor Gyokeres

Berkat kemenangan 2-1 atas Rumania dan hasil imbang 0-0 antara Polandia melawan Bosnia-Herzegovina, tim asuhan Graham Potter kini berada di puncak klasemen sementara Grup 4 Liga B. Posisi ini menempatkan Swedia dalam jalur utama untuk meraih promosi ke Liga A.


Tim asal Skandinavia tersebut dijadwalkan melakoni laga kandang melawan Polandia pada hari Senin. Gyokeres diperkirakan akan kembali berduet dengan penyerang Liverpool, Alexander Isak, dalam formasi 4-4-2 andalan Potter.


Saat ini, penyerang Arsenal tersebut merupakan pencetak gol terbanyak di skuad aktif timnas Swedia dengan unggul tiga gol atas Isak yang mengoleksi 19 gol. Gyokeres kini hanya berjarak lima gol lagi untuk menembus daftar 10 besar pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk tim nasional pria Swedia.

Sumber: Sports Mole

Tidak ada komentar:

All Rights Reserved by EPL Sentris © 2025 - 2026
© 2026. All Rights Reserved. Shared by FPL Winner

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.