Rombak Skuad Manchester United: Michael Carrick Siap Lepas 7 Pemain Muda Musim Panas Ini

Manajer Manchester United, Michael Carrick, memberi lampu hijau bagi pelepasan sejumlah pemain muda dari klub pada bursa transfer musim panas ini. Langkah ini diambil sebagai bagian dari rencana perombakan besar-besaran terhadap komposisi skuad Setan Merah.
Carrick, yang resmi ditunjuk sebagai manajer permanen setelah memberikan dampak signifikan selama masa jabatannya sebagai pelatih kepala interim, kini bersiap untuk berpisah dengan beberapa pemain jebolan akademi klub.
Tur pramusim Manchester United sendiri diwarnai oleh performa impresif beberapa pilar muda. Nama-nama seperti Shea Lacey, Jack Fletcher, dan JJ Gabriel berhasil mencuri perhatian publik saat membantu United meraih kemenangan 2-1 atas Atletico Madrid dalam laga persahabatan.
Dengan terlambatnya sejumlah pemain kunci kembali ke tim akibat keterlibatan di Piala Dunia, Carrick memanfaatkannya untuk mengevaluasi potensi para pemain muda. Meski Carrick berniat memberikan kesempatan bagi beberapa nama, sebagian lainnya dinilai belum memenuhi standar yang dibutuhkan.
Pembersihan Skuad dan Pengurangan Beban Gaji
Sebelumnya, Manchester United telah melepas beberapa pemain, antara lain André Onana (pinjaman ke Trabzonspor), Rasmus Højlund (dijual ke Napoli seharga £43,2 juta), serta tiga pemain yang dilepas dengan status bebas transfer yakni Casemiro, Tyrell Malacia, dan Jadon Sancho. Selain itu, Tyler Fredricson juga telah dipinjamkan ke Lausanne Sports.
Kendati demikian, pihak klub merasa masih perlu memangkas anggota skuad demi memberi ruang serta meringankan beban gaji klub.
Menjual Marcus Rashford dan Joshua Zirkzee tetap menjadi prioritas utama manajemen. Namun, menurut laporan BBC Sport, ada tujuh pemain muda lainnya yang telah diberitahu bahwa mereka diizinkan untuk meninggalkan Old Trafford.
Pihak klub terbuka terhadap tawaran untuk Ethan Wheatley, Toby Collyer, Dan Gore, Radek Vitek, dan Harry Amass. Sementara itu, Jacob Devaney dan Chido Obi juga menghadapi masa depan yang belum pasti.
Daftar Pemain Muda yang Berada di Pintu Keluar
Penyerang Timnas Inggris U-20, Ethan Wheatley, sebelumnya telah menjalani masa peminjaman di Walsall, Northampton, dan Bradford. Pemain berusia 20 tahun ini menarik minat dari Everton, tetapi rencana Everton untuk memasukkannya ke dalam skuad U-21 dinilai kurang menarik bagi pihak Wheatley.
Sementara itu, Toby Collyer, yang pernah dipinjamkan ke West Brom dan Hull City, dicoret dari skuad saat laga persahabatan melawan Atletico Madrid dan telah dipersilakan mencari klub baru. Gelandang berusia 22 tahun tersebut merupakan satu-satunya perekrutan di era Ralf Rangnick dan tampaknya tidak akan menambah catatan 13 penampilannya bersama United.

Gelandang berusia 21 tahun, Dan Gore, menghabiskan musim lalu dengan berstatus pinjaman di Rotherham dan baru mencatatkan dua penampilan di tim senior United. Mengingat kontraknya hanya tersisa satu tahun, kepindahan secara permanen menjadi skenario yang paling mungkin terjadi.
Di posisi penjaga gawang, Radek Vitek (22 tahun) tampil mengesankan saat dipinjamkan ke Bristol City musim lalu sehingga menarik banyak minat di bursa transfer. Sama seperti Altay Bayindir, Vitek kini masuk dalam daftar jual, menyusul langkah United mendatangkan Karl Darlow secara gratis untuk menjadi pelapis dari Senne Lammens.
Bek kiri berusia 19 tahun, Harry Amass, saat ini telah kembali ke United untuk mengikuti pramusim setelah sempat dipinjamkan ke Sheffield Wednesday dan Norwich. Amass sempat tampil di laga persahabatan sebagai pelapis Luke Shaw, namun ia bisa saja diizinkan pergi karena United sedang mengincar bek kiri baru. Pemain Newcastle, Lewis Hall, menjadi target utama, sementara Jorge Salinas dari Racing Santander dianggap sebagai alternatif yang realistis.
Adapun gelandang Jacob Devaney (19 tahun) berpeluang dipinjamkan kembali setelah masa peminjamannya di St Mirren. Di sisi lain, striker berusia 18 tahun, Chido Obi, belum mampu memberikan dampak berarti sejak didatangkan dari Arsenal pada tahun 2024.
Sumber: Mirror Football
Tidak ada komentar: