Resmi! Xavi Hernandez Ditunjuk Jadi Pelatih Baru Timnas Belanda Hingga 2030

Xavi Hernandez resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala baru tim nasional sepak bola Belanda. Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belanda (KNVB) mengumumkan pengangkatan tersebut secara resmi pada 12 Agustus 2026.
Jabatan ini menjadi pekerjaan manajerial pertama bagi pria berusia 46 tahun tersebut sejak pengunduran dirinya dari Barcelona pada musim panas 2024. Juru taktik asal Spanyol ini menandatangani kontrak berdurasi empat tahun yang membuatnya terikat bersama De Oranje hingga gelaran Piala Dunia 2030.
Penunjukan ini juga mencatatkan sejarah baru, di mana Xavi menjadi pelatih asing pertama yang menangani timnas Belanda sejak Ernst Happel pada periode 1977-1978.
Merasa Memiliki Ikatan Filosofis dengan Sepak Bola Belanda
Dalam wawancaranya di situs resmi timnas Belanda, Xavi diungkapkan merasa sangat terhormat mendapatkan kepercayaan besar tersebut. "Saya menganggapnya sebagai kehormatan yang sangat besar untuk menjadi pelatih kepala tim nasional Belanda. Sebagai seseorang yang menerima pelatihan di akademi Barcelona, dengan pengaruh kuat dari Johan Cruyff dan Rinus Michels, di antara figur lainnya, saya merasakan hubungan khusus dengan sepak bola Belanda," ujar Xavi.
We proudly present our new head coach. 🇳🇱⁰⁰Welcome, Xavi Hernández! 🧡#NothingLikeOranje #Xavi2030 pic.twitter.com/9aOpc9J53S
— OnsOranje (@OnsOranje) August 12, 2026
"Bisa dibilang saya sedikit banyak adalah 'anak' dari sepak bola Belanda. Pelatih-pelatih hebat lainnya, terutama Louis van Gaal—yang memberikan saya kesempatan debut di Barcelona—serta Frank Rijkaard, juga memainkan peran penting dalam membentuk saya sebagai pemain dan pelatih," lanjutnya.
Ia juga menambahkan pandangannya mengenai gaya permainan yang ingin dibawanya. "Belanda memiliki budaya sepak bola yang kaya dan visi jelas yang sangat menarik bagi saya: sepak bola menyerang, berbasis penguasaan bola, dengan kreativitas, semangat, dan keyakinan."
"Tentu saja, tujuan paling penting adalah dan akan selalu untuk menang, tetapi saya lebih suka melakukannya dengan cara yang mencerminkan karakteristik tersebut dan dapat dinikmati oleh masyarakat. Potensi untuk itu sangat ada, begitu pula fondasi kokoh untuk dibangun. Saya berharap dapat memulai tantangan ini bersama para pemain, staf, dan semua orang di KNVB," tegas Xavi.

Rekam Jejak Kepelatihan Xavi Hernandez
Mantan gelandang legendaris Barcelona yang sempat menjadi penulis kolom untuk The Athletic selama Piala Dunia 2026 ini memulai karier manajerialnya pada tahun 2019 bersama klub Qatar Stars League, Al-Sadd. Selama dua tahun menangani Al-Sadd, Xavi sukses mengoleksi enam trofi.
Setelah itu, pelatih asal Spanyol tersebut menukangi Barcelona selama dua setengah musim antara tahun 2021 hingga 2024. Sepanjang 143 pertandingan memimpin Blaugrana, Xavi mempersembahkan dua trofi, yakni gelar juara La Liga pada tahun 2023 dan Piala Super Spanyol di musim yang sama.
Menggantikan Ronald Koeman dan Rumor Arne Slot
Kursi pelatih kepala Belanda kosong setelah ditinggalkan oleh Ronald Koeman pada musim panas ini. Koeman memutuskan mengundurkan diri menyusul tersingkirnya Belanda di babak 32 besar Piala Dunia 2026 dari Maroko. Hal tersebut mengakhiri periode kepemimpinan keduanya di tim nasional, setelah sebelumnya sempat melatih pada periode 2018 hingga 2020.

Sebelum penunjukan Xavi, mantan pelatih kepala Liverpool, Arne Slot, mengonfirmasi adanya kontak dari pihak KNVB mengenai posisi tersebut. Namun, Slot mengungkapkan kepada media Belanda Voetbal International bahwa pembicaraan mereka tidak pernah berlanjut sampai ke tahap pembahasan besaran gaji maupun durasi kontrak.
Sumber: The New York Times
Tidak ada komentar: