Liverpool Sepakat Pinjam Ronald Araujo dari Barcelona untuk Atasi Krisis Lini Belakang

Ronald Araujo telah mencatatkan 213 penampilan di tim utama Barcelona sejak diboyong dari klub asal Uruguay, Boston River, pada Januari 2019. (Alex Caparros/Getty Images)
Liverpool dilaporkan telah mencapai kesepakatan untuk merekrut bek tengah Barcelona, Ronald Araujo, dengan status pinjaman selama satu musim penuh untuk mengarungi kampanye 2026-2027.
Berposisi utama sebagai bek tengah, pemain berusia 27 tahun tersebut juga disiapkan untuk memberikan opsi pelapis di posisi bek kanan bagi Jeremie Frimpong dan Conor Bradley. Bradley sendiri dipastikan masih harus absen pada bulan-bulan awal musim ini akibat cedera lutut yang dideritanya.
Langkah cepat Liverpool di bursa transfer ini dipicu oleh krisis lini pertahanan yang cukup parah. Giovanni Leoni masih dalam proses pemulihan dari cedera anterior cruciate ligament (ACL) yang dialaminya sejak September tahun lalu. Sementara itu, Joe Gomez dipastikan absen pada laga-laga awal Liga Premier musim ini akibat cedera otot saat menjalani pra-musim.
Kondisi semakin sulit lantaran Liverpool telah kehilangan Ibrahima Konate yang memilih hengkang dari Anfield pada akhir musim panas ini setelah kontraknya habis, demi bergabung dengan Real Madrid secara bebas transfer.
Araujo sendiri merupakan bagian dari skuad tim nasional Uruguay besutan Marcelo Bielsa pada ajang Piala Dunia musim panas ini. Namun, ia tidak mencatatkan satu pun penampilan hingga Uruguay tersingkir di babak penyisihan grup.
Liverpool sebenarnya juga telah mendatangkan Jeremy Jacquet musim panas ini, enam bulan setelah merampungkan kesepakatan memboyongnya dari Rennes. Namun, bek berusia 21 tahun itu belum pernah bertanding lagi sejak Februari lalu akibat cedera bahu yang serius, serta masih absen sepanjang pra-musim bersama Liverpool akibat masalah cedera ringan lainnya.
Dengan kapten Virgil van Dijk yang baru kembali setelah berpartisipasi di Piala Dunia, ditambah cederanya Jacquet, Gomez, dan Leoni, manajer Andoni Iraola terpaksa mengandalkan dua bek tengah remaja, Ifeanyi Ndukwe dan Mor Talla Ndiaye, selama tur pra-musim di Amerika Serikat.
Bek sayap Luke Chambers juga sempat dimainkan sebagai bek tengah darurat. Iraola secara terbuka mengakui bahwa kedalaman skuadnya di lini belakang sangat "tipis". Meski Ndukwe tampil memukau selama pra-musim, bek muda asal Austria tersebut harus dipinjamkan musim ini karena tidak memenuhi syarat izin kerja (work permit) untuk bermain di Inggris pada musim 2026-2027.
Di sisi lain, Araujo sempat diberikan izin cuti tanpa batas waktu oleh Barcelona pada awal Desember lalu atas permintaannya sendiri, sebelum akhirnya kembali memperkuat tim asal Catalan tersebut pada akhir Januari.

Secara keseluruhan, Araujo telah mengantongi 213 penampilan bersama tim utama Barca sejak didatangkan dari Boston River pada Januari 2019.
Analisis: Mengapa Liverpool Sangat Membutuhkan Araujo?
Jurnalis The Athletic, Gregg Evans, menilai kepindahan ini sama sekali tidak mengejutkan mengingat terbatasnya jumlah bek yang dimiliki Liverpool saat ini.
Kehilangan Konate ke Real Madrid sudah membuat opsi bek tengah berkurang, bahkan sebelum badai cedera menghantam lini belakang dalam beberapa pekan terakhir. Dengan Gomez yang terancam absen di awal musim, Jacquet yang belum fit bertanding, serta Leoni yang belum kembali ke sesi latihan penuh, memulai musim hanya dengan Virgil van Dijk sebagai satu-satunya bek tengah senior yang bugar adalah risiko yang terlalu besar bagi Liverpool.
Iraola telah menyuarakan kekhawatirannya pekan lalu tentang perlunya amunisi baru, dan Araujo dinilai memenuhi semua kriteria. Di usia 27 tahun, ia membawa pengalaman matang dari jam terbangnya di Barcelona sejak 2019.
Sebagai bek tengah berkaki dominan kanan yang fleksibel bermain di posisi bek kanan, Araujo akan sangat membantu menutupi ketiadaan Bradley. Kendati manajemen Liverpool memiliki keyakinan besar pada potensi Jacquet dan Leoni di masa depan, fakta bahwa keduanya masih muda dan baru pulih dari cedera panjang membuat hadirnya stopper berpengalaman menjadi hal yang mutlak dibutuhkan.
Analisis: Mengapa Barcelona Melepas Araujo?
Jurnalis The Athletic, Laia Cervello Herrero, mengungkapkan bahwa setelah melalui tahun yang sulit secara personal, Araujo sebenarnya bertekad menjadikan musim ini sebagai pembuktian dirinya di Barcelona.
Sebelum Piala Dunia, pemain internasional Uruguay itu sama sekali tidak berniat meninggalkan klub dan yakin bisa kembali menjadi pilar utama di bawah asuhan manajer Hansi Flick. Namun, segalanya berubah beberapa hari lalu ketika pelatih asal Jerman tersebut mengadakan pertemuan langsung dengan sang bek.
Flick menyampaikan rencananya untuk tetap memakai sistem pertahanan yang sama seperti musim lalu. Dalam skema tersebut, Araujo tetap akan mendapatkan menit bermain, tetapi tidak dijamin menjadi pemain kunci.
Peluang ke Liverpool muncul hanya dalam waktu dua hari pasca-pertemuan tersebut dan segala prosesnya berjalan sangat cepat. Kesepakatan tuntas hanya dalam sehari—Liverpool setuju menanggung seluruh gaji sang pemain, dan agen Araujo langsung terbang untuk bertemu Direktur Olahraga Barcelona, Deco.
Kepindahan Araujo memberi Barcelona ruang bernapas yang lebih lega dalam aturan batas gaji dan pendaftaran pemain. Meski begitu, kepindahan ini membuat Barca kekurangan stok bek tengah—posisi yang sebelumnya sempat dibekukan oleh Flick dari perburuan transfer. Situasi ini pun mengubah rencana Deco dan memaksa Barcelona untuk kembali berburu bek baru di bursa transfer.
Sumber: The Athletic
Tidak ada komentar: