10 Jersey Sepak Bola Terbaik Musim 2026/27 Versi Original Football: Tren Klasik Dominasi Seragam Klub

Menjelang bergulirnya musim sepak bola 2026/27, produsen perlengkapan olahraga dan klub-klub dunia telah merilis beragam seragam (kit) baru secara bertahap dalam beberapa pekan terakhir. Penulis sekaligus pengamat dari media newsletter Original Football, David Skilling, membagikan ulasan mendalam mengenai 10 jersey terbaik pilihannya untuk musim ini.
Dalam analisisnya, Skilling menyoroti adanya kecenderungan dari para perancang busana olahraga yang kembali mengangkat tema desain klasik dan old-school. Meski ia menilai kualitas keseluruhan rilis musim ini tidak sebanyak musim-musim sebelumnya, sejumlah desain unik berhasil mencuri perhatian melalui nilai estetika dan nilai sejarah yang diusungnya.
1. Como 1907 Home Jersey (adidas)

Jersey kandang Como 1907 buatan adidas menjadi salah satu favorit utama Skilling, hingga ia memutuskan untuk membelinya secara pribadi. Seragam ini mengusung warna biru pekat yang dipadukan dengan kerah klasik. Warna merah pada logo klub Como 1907 terlihat kontras dan kontrasnya dinilai sangat pas di atas warna dasar biru.
2. Arsenal Away Jersey (adidas)

Seragam tandang Arsenal musim 2026/27 ini terinspirasi langsung oleh skema warna seragam ikonik Arsenal "Bruised Banana" dari awal era 1990-an. Menurut Skilling, jersey ini menghadirkan unsur nostalgia yang kuat dan menarik, baik bagi pendukung Arsenal maupun pencinta sepak bola secara umum.
3. Bayern Munich Away Jersey (adidas)

Bayern Munich hadir dengan seragam tandang berdesain simpel, tajam, dan bersih yang dipadukan dengan garis-garis merah serta biru. Desain logo sponsor dinilai turut mempercantik tampilan visual jersey ini. Meskipun warna dasar putih sudah umum digunakan, elemen-elemen pendukung pada kit ini membuatnya tampil lebih menonjol dibandingkan jersey putih lainnya.
4. FC Barcelona Fourth Jersey (Nike)

Jersey keempat FC Barcelona ini merupakan edisi spesial Sant Jordi yang menampilkan palang merah Saint George sebagai bentuk penghormatan kepada santo pelindung wilayah Katalonia. Desainnya memadukan warna merah dan biru bernuansa lebih gelap di atas warna dasar krem, lengkap dengan tekstur kain khas yang kerap diterapkan pada jersey buatan Nike.
5. Real Madrid Third Jersey (adidas)

Jersey ketiga Real Madrid menggunakan warna pink yang lebih pekat dengan garis-garis tebal pada bagian bahu dan lengan. Kain bertekstur pada jersey ini dihiasi pola yang terinspirasi oleh kebudayaan seni Latin. Desainnya dibuat tidak terlalu rumit, mengusung prinsip bahwa desain yang baik sering kali lahir dari kesederhanaan.
6. Fenerbahce Away Jersey (adidas)

Seragam tandang klub asal Turki, Fenerbahce, mengambil referensi dari jersey pertama yang pernah dikenakan klub saat awal berdiri pada tahun 1907. Desain ini mempertahankan garis-garis klasik dengan kombinasi kontras antara warna kuning pucat dan garis khas adidas yang lebih gelap di atas warna dasar putih.
7. Sunderland Home Jersey (Hummel)

Hummel merancang jersey kandang Sunderland dengan mengacu pada seragam yang dipakai saat klub meraih trofi Piala FA pertama mereka di Stadion Wembley melawan Preston North End pada tahun 1937. Detail menarik terlihat pada pola cetak jacquard berupa huruf 'S' yang dibentuk menyerupai gagang trofi Piala FA dan diulang di seluruh permukaan kain.
8. Celtic Third Jersey (adidas)

Jersey ketiga Celtic menampilkan warna krem muda yang dipadukan dengan aksen hijau tua dan pola halus. Pola grafis bernuansa sedikit lebih gelap di seluruh bagian baju terinspirasi dari arsitektur stadion tempat Celtic mencatatkan sejarah saat memenangkan Piala Eropa (European Cup) pada tahun 1967.
9. Lazio Home Jersey (Mizuno)

Mizuno menghadirkan kerah bergaya old-school di atas warna biru muda khas Lazio. Desain ini dibuat untuk menghormati sejarah dan akar klub yang mendalam sekaligus melangkah ke era modern, sejalan dengan tren umum musim 2026/27 yang banyak mengambil inspirasi dari masa lalu.
10. Como 1907 Away Jersey (adidas)

Como 1907 menjadi satu-satunya klub yang menyumbangkan dua jersey dalam daftar ini. Kolaborasi antara Como 1907 dan adidas dinilai sukses menyajikan contoh desain yang bersih, klasik, simpel, namun sangat efektif.
Secara keseluruhan, produsen asal Jerman, adidas, mendominasi daftar pilihan musim ini dengan menguasai 7 dari 10 posisi jersey terbaik.
Sumber: Original Football
Tidak ada komentar: