random

Debut Manis Andoni Iraola di Liverpool: Tekuk Sunderland 4-2 di AS, Diwarnai Cedera Joe Gomez dan Cemerlangnya Szoboszlai

Dominik Szoboszlai celebrates a goal by raising both his arms in the air

Era kepelatihan Andoni Iraola di Liverpool resmi dimulai dengan kemenangan 4-2 atas Sunderland dalam pertandingan pramusim di Geodis Park, Nashville, Amerika Serikat. Namun, hasil manis pada laga perdana tur AS ini harus ternoda oleh cedera yang dialami bek senior Joe Gomez.


Gomez, yang merupakan pemain paling lama membela klub saat ini, terpaksa berjalan pincang keluar lapangan pada menit-menit awal pertandingan. Pemain bertahan tersebut dijadwalkan menjalani pemindaian medis untuk menentukan seberapa parah kerusakan cedera yang dialaminya.


Dalam laga tersebut, pemain muda berusia 19 tahun, Kieran Morrison, membawa Liverpool unggul terlebih dahulu. Namun, Enzo Le Fee mampu menyamakan kedudukan bagi Sunderland sebelum turun minum. Sunderland bahkan sempat berbalik unggul di awal babak kedua lewat gol Timur Tutierov, sebelum akhirnya anak-asuh Iraola mengambil alih kendali permainan di hadapan 24.897 penonton.


Setelah Dominik Szoboszlai menyamakan skor, gol-gol tambahan dari Federico Chiesa dan Lewis Koumas memastikan tur pramusim Liverpool di Amerika Serikat dimulai dengan hasil yang menjanjikan.


Seusai laga, rombongan skuad The Reds langsung terbang kembali ke markas latihan mereka di Chicago. Di sana, Alexander Isak, Florian Wirtz, dan Ryan Gravenberch telah menunggu untuk menyambut tim setelah menyelesaikannya masa liburan pasca-Piala Dunia.


Perubahan Gaya Permainan di Bawah Iraola

Saat manajemen Liverpool memutuskan untuk memecat Arne Slot pada akhir musim lalu, mereka menunjuk Iraola dengan visi utama melakukan perubahan gaya bermain. Pelatih asal Basque yang sebelumnya menangani Bournemouth itu diberi tugas mengembalikan sepak bola menyerang dan agresif (front-foot football) ke Anfield.


Meski baru bekerja selama dua minggu dengan skuad yang terbatas akibat belum kembalinya para pemain bintang pasca-Piala Dunia, tanda-tanda awal perubahan tersebut dinilai sangat menjanjikan.


Liverpool tampil dengan tempo permainan yang lebih tinggi dibandingkan era Slot. Skema permainan mereka terlihat lebih langsung (direct), di mana bola dialirkan ke depan dengan lebih cepat ketimbang melakukan operan-operan menyamping.

A football coach in a navy shirt points from the sideline

Di pinggir lapangan, manajer baru Liverpool itu tampil sangat atraktif dengan memberikan instruksi beruntun dan gestur tangan yang aktif. Ia memberikan tepuk tangan saat jajaran pemain mudanya melakukan tekanan tinggi (high press) secara kolektif untuk membongkar pertahanan Sunderland.


"Kami memiliki beberapa fase permainan yang bagus saat menguasai bola," kata Iraola dalam wawancaranya dengan LFCTC. "Namun saya pikir kami masih sedikit kekurangan intensitas. Terasa bahwa penentuan waktu (timing) kami belum sempurna. Kami harus bekerja jauh lebih keras lagi, tetapi ini adalah titik awal. Masih banyak hal yang perlu ditingkatkan."


Iraola menurunkan total 22 pemain dalam laga uji coba pertamanya. Dari jajaran pemain yang tampil, hanya Jeremie Frimpong, Milos Kerkez, Szoboszlai, dan Rio Ngumoha yang diprediksi berpeluang besar masuk dalam susunan pemain utama (starting line-up) pada laga pembuka Liga Premier bulan depan melawan Newcastle United.


Mengingat komposisi skuad yang diturunkan, laga ini tetap memberikan tontonan yang menarik. Namun, minimnya kehadiran pemain bintang papan atas menjadi alasan mengapa terdapat sekitar 5.000 kursi kosong dari kapasitas 30.000 tempat duduk di Geodis Park. Faktor harga tiket yang tergolong tinggi, yakni berkisar antara $129 hingga $392 (£96-£292), juga mempengaruhi tingkat kehadiran penonton.


Krisis Bek Tengah dan Cedera Joe Gomez

Sebelum laga dimulai, opsi bek tengah Iraola memang sudah terbatas. Kapten Virgil van Dijk masih menjalani liburan pasca-Piala Dunia, Giovanni Leoni masih dalam tahap pemulihan dari cedera lutut serius, dan rekrutan baru Jeremy Jacquet sengaja diistirahatkan sebagai langkah pencegahan.


Situasi semakin memburuk saat pertandingan baru berjalan delapan menit. Joe Gomez mendadak terkapar tanpa kontak fisik akibat masalah otot dan tidak bisa melanjutkan pertandingan. Usai laga, Iraola menyebut insiden tersebut sebagai "berita terburuk".


Gomez, yang telah melewati perjalanan karier penuh dinamika cedera selama 11 tahun di Liverpool, kini harus menunggu kepastian mengenai tingkat keparahan cedera terbarunya.


Pemain muda Ifeanyi Ndukwe masuk menggantikan Gomez untuk berduet di benteng pertahanan bersama sesama bek berusia 18 tahun, Mor Talla Ndiaye. Kedua pemain muda ini direkrut pada bursa transfer Januari lalu setelah tampil impresif di Piala Dunia U-17 di Qatar. Ndukwe dibeli senilai £2,5 juta dari Austria Vienna, sementara Ndiaye didatangkan dari klub Senegal, Amitie, dengan biaya £1 juta.

The uncapped breakthrough stars of the 2030 World Cup – as predicted by the experts

Di tengah situasi darurat tersebut, keduanya tampil cukup baik dengan Ndukwe menunjukkan kepemimpinan yang tenang di lini belakang. Namun, Liverpool dipastikan tidak bisa menggunakan jasa pemain muda timnas Austria tersebut pada kompetisi resmi musim ini karena ia belum memenuhi ambang batas poin untuk mendapatkan izin kerja (work permit) di Inggris. Ndukwe bakal dipinjamkan ke klub lain, meski potensi besarnya sudah terlihat jelas.


Terlepas dari berapa lama Gomez akan absen, pertandingan ini menegaskan bahwa Liverpool sangat membutuhkan penambahan amunisi di lini belakang, baik untuk posisi bek tengah maupun bek kanan.


"Kami sebenarnya senang karena sebelumnya mampu melewati seluruh sesi latihan tanpa kehilangan satu pemain pun. Sayangnya bagi kami, kami langsung kehilangan Joe di laga ini," ujar Iraola.


"Mengenai Jeremy Jacquet, kami memutuskan untuk berhati-hati. Dia telah melewatkan banyak bulan tanpa bertanding akibat cedera bahu. Dia kemungkinan besar baru akan bermain pada pertandingan terakhir dalam tur AS ini."


Sinar Dominik Szoboszlai dan Penampilan Pemain Muda

Dominik Szoboszlai menjadi sorotan utama dalam pertandingan di Nashville. Setiap kali ia hendak mengambil tendangan sudut, dukungan dari para suporter Liverpool terdengar bergemuruh sebagai bentuk apresiasi kepada pemain asal Hungaria tersebut, yang baru saja mengikat komitmen jangka panjang lewat kontrak baru berdurasi lima tahun.


Szoboszlai tidak mengecewakan para pendukung. Dipercaya mengenakan ban kapten saat masuk di babak kedua, ia menyajikan performa yang sangat impresif.


Saat Liverpool tertinggal 1-2 di awal babak kedua, Szoboszlai mengontrol bola dengan dada tepat di luar kotak penalti lalu melepaskan tembakan keras yang gagal dihalau kiper Melker Ellborg. Gol spektakuler ini melanjutkan tren positifnya yang kerap mencetak gol-gol krusial sejak musim lalu.

Szobo back with a bang 💥 pic.twitter.com/TWuP1t6g2r
— Liverpool FC (@LFC) July 26, 2026

Selain mencetak gol, Szoboszlai berperan besar dalam gol penutup Liverpool. Tekanan ketat (pressing) yang ia lancarkan memaksa pemain Sunderland melakukan kesalahan penguasaan bola, sebelum ia memberikan umpan matang kepada Lewis Koumas yang menyelesaikan peluang tersebut menjadi gol.


Laga ini juga menjadi panggung penting bagi para pemain akademi Liverpool. James McConnell, Trey Nyoni, Kieran Morrison, dan Lewis Koumas tampil paling menonjol di antara pemain muda lainnya.


McConnell tampil solid mengawal lini tengah di babak pertama, sebelum peran tersebut diteruskan oleh Nyoni pada babak kedua melalui kemampuan mengalirkan bola dan menjaga keseimbangan pertahanan.


Sementara itu, perkembangan Morrison—yang menandatangani kontrak baru berdurasi empat tahun pada Mei lalu dan kini menarik minat peminjaman dari sejumlah klub EFL—terbukti nyata. Memanfaatkan umpan dari Harvey Elliott, pemain asal Irlandia Utara itu membuka keunggulan pada menit ke-13 setelah bergerak memotong dari sisi kanan dan menempatkan bola ke pojok bawah gawang lawan.

A footballer in a red shirt kisses the grass

Lewis Koumas, yang kembali ke Liverpool musim panas ini setelah membantu Hull City meraih promosi ke Liga Premier, turut andil dalam gol Szoboszlai lewat pergerakan dan kerja sama rapinya dengan Kerkez, sebelum akhirnya mengunci kemenangan Liverpool lewat golnya sendiri di penghujung laga.


Susunan Pemain Liverpool

Liverpool (4-2-3-1): Mamardashvili (Woodman 67'); Frimpong (Ramsay 67'), Gomez (Ndukwe 9'), Ndiaye (Chambers 67'), Tsimikas (Kerkez 46'); Jones (Nyoni 46'), McConnell (Scanlon 56'); Elliott (Szoboszlai 46'), Ngumoha (Koumas 46'), Wright (Chiesa 46'); Morrison (Abe 67').

Sumber: The Athletic

Tidak ada komentar:

All Rights Reserved by EPL Sentris © 2025 - 2026
© 2026. All Rights Reserved. Shared by FPL Winner

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.