UEFA Nations League: Portugal Libas Denmark Tanpa Cristiano Ronaldo, Jürgen Klopp Raih Kemenangan Perdana Bersama Jerman

Tim nasional Portugal melanjutkan tren positif mereka di Grup A4 UEFA Nations League setelah berhasil menundukkan Denmark dengan skor 4-2 di Kopenhagen. Skuad asuhan Jorge Jesus tampil impresif meski bermain tanpa kehadiran megabintang sekaligus kapten mereka, Cristiano Ronaldo.
Penyerang Al-Nassr berusia 41 tahun yang telah mengoleksi lima penghargaan Ballon d'Or tersebut dilaporkan meninggalkan pemusatan latihan tim sebelum laga dimulai. Kepindahannya terjadi di tengah rumor keretakan hubungan dengan Jorge Jesus—yang juga mantan pelatihnya di level klub—setelah Ronaldo hanya menjadi penghangat bangku cadangan sepanjang pertandingan saat Portugal menang atas Norwegia.
Di lapangan, João Cancelo membuka keunggulan untuk Portugal pada menit ke-13, sebelum akhirnya disamakan oleh gelandang Brentford, Mikkel Damsgaard. Portugal tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons; Gonçalo Ramos mencetak gol di menit ke-25 untuk membawa timnya kembali memimpin. Namun, di awal babak kedua, penyerang Napoli Rasmus Højlund sukses menuntaskan skema serangan balik cepat Denmark guna mengubah skor menjadi imbang 2-2.
Kepastian kemenangan Portugal ditentukan melalui sundulan Vitinha—yang menandai gol internasional pertamanya bagi timnas senior—serta eksekusi akhir dari João Félix di menit-menit penutup pertandingan. Hasil ini menandai kemenangan ketiga secara beruntun bagi Seleção das Quinas di fase grup.
"Ini adalah kemenangan dengan kualitas tertinggi," ujar Jorge Jesus seusai pertandingan. "Tim Portugal ini mencetak empat gol dan menyajikan penampilan yang, menurut pandangan saya, berada di standar yang sangat tinggi—hal ini tidak boleh diabaikan. Tentu saja, performa ini jauh lebih penting daripada hal lain yang telah terjadi di luar lapangan."
Langkah Awal Sukses Jürgen Klopp Bersama Timnas Jerman
Dari persaingan Grup A2, pelatih baru tim nasional Jerman, Jürgen Klopp, mencatatkan kemenangan pertamanya setelah mengandaskan Serbia dengan skor 2-0 di Munich. Gelandang Bayern Munchen, Tom Bischof, menyumbangkan gol internasional senior pertamanya untuk membuka keunggulan, sebelum penyerang Liverpool, Florian Wirtz, menggandakan keunggulan pada menit ke-61.
Skuad Der Panzer tampil dengan disiplin tinggi serta intensitas kuat, mencerminkan gaya permainan sepak bola bertekanan tinggi (high-pressure) yang ingin diterapkan oleh Klopp. "Pertandingan ini akan masuk ke dalam arsip saya. Kami akan membuat video evaluasi dari laga ini. Sebab, seperti inilah persisnya cara kami ingin bermain," puji Klopp.

Saat diwawancarai oleh stasiun televisi ZDF, Klopp menambahkan: "Kombinasi antara kualitas sepak bola dan sikap mental bertanding berada di level tertinggi hari ini. Saya katakan kepada para pemain bahwa standar laga ini harus menjadi tolok ukur kita ke depannya."
Florian Wirtz juga mengungkapkan kepuasannya atas hasil tersebut: "Sangat penting bagi kami untuk kembali meraih kemenangan, terutama demi menjaga mentalitas tim serta mengirimkan sinyal bahwa kami adalah pemain berkualitas dan Jerman adalah negara sepak bola yang kuat. Ini jelas merupakan langkah ke arah yang benar."
Drama Belanda vs Yunani dan Hasil Laga Lainnya
Masih dari Grup A2, Tijjani Reijnders menjadi pahlawan bagi Belanda setelah gol larutnya memaksakan hasil imbang 2-2 saat menghadapi Yunani, yang saat ini masih memuncaki klasemen grup. Yunani sebelumnya sempat unggul 2-0 di babak pertama melalui gol Fotis Ioannidis dan Giorgos Masouras.
Bek Liverpool, Virgil van Dijk, memperkecil ketertinggalan Belanda lewat sundulan terarah memanfaatkan situasi sepak pojok pada menit ke-60. Belanda sempat mencetak gol tambahan melalui Denzel Dumfries, tetapi dianulir oleh VAR akibat posisi offside. Tim Oranje akhirnya terhindar dari kekalahan setelah Reijnders menyambar bola liar pada menit ke-89 untuk mengamankan satu poin.
Pada pertandingan lainnya, laga Grup B3 antara Israel dan Kosovo berakhir imbang tanpa gol 0-0 di Debrecen, Hungaria. Sementara di Grup D1, Malta dan Gibraltar bermain imbang 1-1, sedangkan dari Grup D2, Azerbaijan ditahan imbang 0-0 oleh Liechtenstein di Baku.
Sumber: The Guardian
Tidak ada komentar: