Lionel Messi Resmi Akuisisi CD Eldense, Klub Spanyol Kedua yang Dibeli Tahun Ini
Bintang Inter Miami sekaligus mantan penyerang tim nasional Argentina dan Barcelona, Lionel Messi, resmi menjadi pemilik mayoritas klub kasta kedua Spanyol, CD Eldense. Proses pengambilalihan ini saat ini tinggal menunggu persetujuan dari pihak otoritas regulasi.
Langkah tersebut menjadikan Eldense sebagai klub Spanyol kedua yang diakuisisi oleh pemain berusia 39 tahun itu pada tahun ini. Sebelumnya, Messi telah menyelesaikan pembelian klub asal Barcelona, UE Cornellà , pada bulan April lalu.
Pada bulan lalu, Messi mencapai kesepakatan untuk membeli seluruh saham Eldense yang sebelumnya dipegang oleh grup investasi asal Kolombia selaku pemegang saham mayoritas terdahulu.
Komitmen Jangka Panjang CD Eldense
Dalam pernyataan resminya, manajemen klub menyampaikan: "Club Deportivo Eldense secara resmi mengumumkan akuisisi entitas oleh Leo Messi, yang menandai dimulainya babak baru dan menjanjikan dalam sejarah lebih dari 100 tahun berdirinya institusi ini."
"Kedatangan salah satu tokoh paling penting dalam sejarah olahraga ini menjadi awal dari proyek jangka panjang dengan tujuan mendorong perkembangan olahraga, kelembagaan, dan sosial Eldense," lanjut pernyataan tersebut.
"Didirikan pada tahun 1921, Eldense menghadapi babak baru ini dengan ambisi untuk berkonsolidasi dan berkembang di sepak bola profesional, sembari tetap memproyeksikan akar sejarah serta semangat biru-merah (azulgrana) yang menjadi identitas kami."
Pihak klub juga mengonfirmasi bahwa transaksi ini masih menunggu otorisasi resmi dari Consejo Superior de Deportes (CSD) sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam undang-undang olahraga di Spanyol.
Tantangan di Papan Bawah Klasemen
CD Eldense mengawali musim ini dengan performa yang kurang memuaskan. Pihak klub berharap kehadiran Messi dapat membawa perubahan positif dan membangkitkan performa tim di lapangan.
Saat ini, Eldense tertahan di peringkat ke-19 klasemen sementara setelah mengalami empat kekalahan dari tujuh pertandingan awal, dan tengah berjuang keras untuk terhindar dari ancaman degradasi.
Sumber: The Independent
Tidak ada komentar: