recent

Premier League Evaluasi Teknologi Chip Bola 'Connected Ball' untuk Penggunaan Masa Depan

The Premier League ball on a grass pitch

Sistem Premier League yang ada saat ini mengandalkan pelacakan optik dengan menggunakan hingga 30 kamera di setiap stadion untuk mengikuti pergerakan bola. (Foto: Tony King/Getty Images)


Premier League telah mengamati dan mengevaluasi teknologi chip pada bola (ball chip technology) dalam pertandingan kompetitif sebagai bahan pertimbangan untuk potensi penggunaannya di masa mendatang.


Teknologi yang dikenal dengan sebutan Connected Ball ini memanfaatkan sensor terintegrasi di dalam bola untuk mengidentifikasi momen presisi saat bola tersentuh. Inovasi ini menyajikan data tambahan bagi perangkat pertandingan untuk membantu pengambilan keputusan dalam berbagai situasi, seperti offside, handball, defleksi (pantulan), hingga sentuhan ganda (double touches).


Menurut sumber-sumber yang mengonfirmasi kepada The Athletic secara anonim demi menjaga hubungan profesional, perwakilan Premier League telah memantau langsung penerapan teknologi ini pada ajang FIFA Women’s Champions Cup di London pada bulan Januari lalu, serta dalam turnamen usia muda Wings Cup 2025 di markas RB Leipzig yang menggunakan bola buatan Puma. Meski demikian, sistem ini belum pernah diuji coba secara langsung dalam pertandingan resmi Premier League.


Penerapan di La Liga dan Penggunaan Teknologi KINEXON

Di sisi lain, La Liga Spanyol bakal menjadi kompetisi sepak bola profesional nasional pertama yang menerapkan teknologi Connected Ball di setiap pertandingan musim ini. Sistem yang digunakan di La Liga mengusung sensor frekuensi radio yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi asal Jerman, KINEXON Sports, yang ditanamkan langsung ke dalam bola pertandingan resmi Puma. Data dari sensor tersebut dipancarkan ke sekitar 12 antena yang terpasang di sekeliling stadion.

The Athletic’s Premier League predictions for 2026-27: Final table, best signing and much more

Sumber-sumber tersebut menambahkan bahwa saat ini belum ada rencana mendesak untuk memfungsikan teknologi Connected Ball di Premier League. Hal ini dikarenakan sistem offside semi-otomatis yang saat ini diterapkan di Premier League sudah mampu menentukan titik tendangan (kick point) tanpa bantuan sensor internal di dalam bola. Kendati begitu, pihak Premier League akan terus memantau efektivitas penggunaan teknologi chip ini di liga-liga lain.


Sistem Premier League yang berjalan saat ini murni mengandalkan pelacakan optik dengan menempatkan hingga 30 kamera di sekeliling stadion untuk mengawasi alur bola serta merekam ribuan titik data dari setiap pemain. Sistem ini kemudian memberikan rekomendasi momen sentuhan bola dan secara otomatis menciptakan garis offside untuk diproyeksikan kepada tim VAR.


Saat sistem tersebut mulai diperkenalkan pada April 2025, pihak Premier League menjelaskan bahwa keberadaan sensor di dalam bola belum diperlukan karena teknologi pelacakan optik mereka sudah sanggup mendeteksi waktu pasti bola dimainkan. Namun, penyematan chip di dalam bola dinilai tetap bisa memberikan pengukuran terpisah yang independen terkait detik-detik kontak bola terjadi.


Rekam Jejak Penggunaan di Turnamen Internasional

Teknologi Connected Ball sendiri sebelumnya sudah sering diandalkan pada bola-bola buatan Adidas dalam berbagai turnamen akbar internasional, termasuk Piala Dunia Pria 2022 dan 2026, Piala Dunia Wanita 2023, Euro 2024, Euro Wanita 2025, hingga Piala Dunia Antarklub 2025.


Pemanfaatan teknologi ini terlihat nyata pada gelaran Piala Dunia musim panas lalu. Salah satunya terjadi saat gol penyeimbang Kroasia di menit-menit akhir dianulir ketika mereka kalah dari Portugal di babak 32 besar. Chip di dalam bola sukses mendeteksi bahwa bola sempat mengenai penyerang Igor Matanovic dalam proses serangan, sebelum akhirnya bergerak ke arah gelandang Mario Pasalic yang sudah berdiri dalam posisi offside.


Sebagai informasi, Puma telah resmi menjadi pemasok bola pertandingan untuk Premier League sejak awal musim 2025-2026 setelah mengambil alih peran tersebut dari Nike. Puma juga memegang kontrak sebagai pemasok bola resmi untuk kompetisi La Liga.

Sumber: The Athletic

Tidak ada komentar:

All Rights Reserved by EPL Sentris © 2025 - 2026
© 2026. All Rights Reserved. Shared by FPL Winner

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.