Community Shield 2026: Arteta Sanjung Kualitas Tim, Maresca Desak Belanja Pemain

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menyatakan bahwa para pemainnya berhasil menunjukkan kelaparan yang besar untuk mempertahankan gelar Premier League setelah mereka meraih kemenangan meyakinkan atas Manchester City di ajang Community Shield. Arsenal, yang baru saja mengakhiri penantian gelar Premier League selama 22 tahun pada musim lalu dan kini berupaya memenangkan gelar liga secara beruntun (back-to-back) untuk pertama kalinya sejak musim 1934-35, sukses mengalahkan City dengan skor 3-0 di Principality Stadium, Cardiff. Pertandingan ini juga menjadi laga signifikan pertama bagi Enzo Maresca sebagai manajer baru Man City.
Riccardo Calafiori membuka keunggulan Arsenal saat laga baru berjalan 24 detik, yang menjadi gol tercepat dalam sejarah kompetisi ini sejak gol Bobby Owen untuk City pada tahun 1968. Kai Havertz kemudian melipatgandakan keunggulan Arsenal, sebelum sang kapten, Martin Ødegaard, menyempurnakan kemenangan menjadi 3-0 lewat golnya pada menit ke-48. Kekalahan 0-3 ini mencatatkan rekor kekalahan terberat bagi seorang manajer City pada pertandingan resmi pertamanya, menyamai rekor Harry Newbould yang menderita kekalahan pembuka tiga gol (1-4, juga dari Arsenal) pada tahun 1906. Hasil ini sekaligus menjadi kekalahan terbesar Maresca selama berkarier sebagai manajer di Inggris.
Arteta Sanjung Hasrat dan Standar Tinggi Meriam London
Arteta mengaku sangat puas dengan penampilan dominan yang ditunjukkan oleh anak asuhnya. "Saya jelas sangat bahagia dengan performa, hasil akhir, dan keberhasilan memenangkan trofi pertama ini," ujar Arteta. "Kami telah membicarakan tentang hasrat yang kami miliki untuk memulai musim dan menunjukkan kepada diri kami sendiri seberapa besar kami menginginkannya. Saya melihat banyak hal positif melawan lawan yang sangat tangguh. Saya sangat terkesan dengan cara kami bermain dan bertanding. Itulah standar bagi kami. Jika kami mampu menjaga standar di level ini, saya yakin kami akan menjadi tim yang sangat, sangat kompetitif."
Ketika ditanya lebih lanjut mengenai ambisi besar timnya, pelatih asal Spanyol itu menambahkan: "Kami ingin langsung melesat lagi. Hasrat itu muncul karena saya ingin merasakan momen itu lagi. Saya ingin merasakan momen-momen lain yang bahkan lebih besar dari sebelumnya... kami tahu apa yang dibutuhkan. Kami tahu betapa sulitnya tugas ini. Kami belum pernah melakukannya lagi di klub ini, yaitu memenanginya secara beruntun. Kami tahu ini membutuhkan sesuatu yang spesial dan kami siap untuk itu."
Secara khusus, Arteta memberikan pujian tinggi kepada Christos Tzolis yang berperan aktif dalam terciptanya ketiga gol Arsenal pada laga tersebut. "Dia adalah anak yang sangat cerdas dan memiliki kualitas luar biasa, di mana saat berada di area 20-30 meter terakhir lapangan, dia begitu tenang untuk memilih rekan di dalam dan di sekitar kotak penalti," puji Arteta. "Selain itu, dia juga mampu menyelesaikan aksi dengan baik dan dia menunjukkannya lagi dua atau tiga kali hari ini. Dia sangat menentukan."

Senada dengan sang manajer, Martin Ødegaard menegaskan bahwa penampilan Arsenal adalah bukti nyata bahwa mereka sanggup mempertahankan takhta juara. "Kami memainkan sepak bola yang brilian," kata kapten Arsenal tersebut. "Ini adalah penampilan yang hebat dan cara yang luar biasa untuk memulai musim. Saya selalu ingin membantu tim sebanyak mungkin dengan gol dan assist. Saya ingin mencetak lebih banyak gol. Kami menunjukkan level kami hari ini. Kami telah membuktikan bahwa kami siap. Kami serius dan ingin melakukannya lagi. Kami ingin menyerang dan meraihnya kembali. Ketika Anda sudah merasakan betapa indahnya hal itu, Anda pasti ingin mengulanginya. Kami ingin memenangkan segalanya."
Maresca Minta Pemain Baru dan Sikapi Kekalahan Perdana
Di kubu lawan, Enzo Maresca mengakui bahwa Manchester City sangat membutuhkan amunisi baru sebelum melakoni laga pembuka Premier League meladeni Bournemouth pada hari Minggu mendatang. Man City sendiri dilaporkan semakin dekat untuk merampungkan transfer Ayyoub Bouaddi dari Lille, seiring persiapan mereka menjual Rodri ke Barcelona. Dalam laga di Cardiff ini, Rodri tidak ikut serta dalam skuad, sehingga Elliot Anderson dipercaya tampil sebagai starter di lini tengah. Sementara itu, Jack Grealish masuk dari bangku cadangan untuk mencatatkan penampilan pertamanya bersama City sejak Mei 2025.
"Pemain baru mana pun, semakin cepat mereka tiba akan semakin baik karena kami akan memulai Premier League dalam satu minggu. Jika mereka mulai bekerja bersama kami secepat mungkin, itu akan lebih baik agar mereka dapat memahami cara bermain yang kami inginkan," tutur Maresca mengenai situasi transfer timnya.
Meski mengalami kekalahan telak di laga debut resminya, pelatih asal Italia yang menggantikan Pep Guardiola pada musim panas ini mengaku tidak merasa panik. "Secara umum saya selalu merasa khawatir, bahkan ketika kami memenangkan pertandingan, jadi bayangkan betapa khawatirnya saya saat kami tidak menang," ungkap Maresca. "Ini baru permulaan, ada banyak hal yang harus kami lakukan dengan lebih baik. Saya pikir reaksi tim cukup baik setelah kebobolan gol pertama. Sekarang kami mencoba untuk melakukan reset, menganalisis permainan, dan mulai berpikir sejak hari Selasa untuk pertandingan berikutnya."
Sumber: The Guardian
Tidak ada komentar: