Prediksi Prancis vs Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026: Les Bleus Favorit di Laga Perpisahan Deschamps
Prancis harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 2-0 pada 14 Juli, sementara Inggris menelan pil pahit setelah kalah 1-2 dari juara bertahan Argentina pada 15 Juli, meski sempat unggul lebih dulu lewat gol Anthony Gordon. Suasana di kedua kubu tentu tidak menggembirakan. Para pemain dan staf pelatih sama-sama kesulitan menemukan motivasi untuk laga yang oleh banyak pihak disebut sebagai "pertandingan yang tidak diinginkan siapa pun".
Rekor dan Sejarah Pertemuan
Prancis memiliki rekor yang cukup baik di laga perebutan tempat ketiga. Mereka telah memainkan tiga pertandingan seperti ini, menang dua kali (1958 melawan Jerman dan 1986 melawan Belgia) dan kalah sekali (1982 dari Polandia). Sebaliknya, rekor Inggris di partai ini sangat buruk - The Three Lions kalah dalam dua pertandingan sebelumnya, yaitu tahun 1990 dari Italia dan 2018 dari Belgia.
Pertemuan terakhir kedua tim di Piala Dunia terjadi pada perempat final Qatar 2022, di mana Prancis menang 2-1 setelah Harry Kane gagal mengeksekusi penalti penting. Sejak 2015, Inggris tidak pernah menang atas Prancis dalam delapan pertemuan. Secara keseluruhan, Inggris unggul tipis dalam rekor head-to-head sepanjang masa dengan 17 kemenangan berbanding 11 kemenangan Prancis, ditambah 5 hasil imbang, namun sejarah terkini berpihak pada Les Bleus.
Plot Menarik di Balik Laga
Laga ini menyimpan beberapa cerita menarik. Pertama, ini adalah pertandingan terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih Prancis setelah 14 tahun memimpin. Pelatih berusia 57 tahun yang membawa Prancis juara dunia 2018 dan finalis 2022 ini tentu ingin mengakhiri masa baktinya dengan kemenangan.
Kedua, ada persaingan individual antara Kylian Mbappé dan Harry Kane dalam perburuan Sepatu Emas. Mbappé saat ini memimpin daftar pencetak gol dengan delapan gol, sama dengan Lionel Messi, sementara Kane mengoleksi enam gol. Lima dari delapan gol Mbappé adalah gol pembuka, menunjukkan kemampuannya menentukan ritme pertandingan sejak awal.
Prediksi dan Analisis
Superkomputer Opta yang mensimulasikan pertandingan ini sebanyak 25.000 kali memprediksi Prancis sebagai pemenang. Les Bleus menang dalam 50,7% skenario, sementara Inggris hanya 25,6%, dan sisanya 23,7% berakhir imbang. Bandar judi sepakat menjadikan Prancis sebagai favorit dengan odds 1,48 berbanding 2,65 untuk Inggris. Model prediksi Marca memberikan Prancis peluang menang 56,7% berbanding 43,3% untuk Inggris, dengan selisih peringkat Elo hanya 47 poin (2121 vs 2074) yang menegaskan betapa imbangnya kedua tim di atas kertas.
Namun, variabel terbesar adalah rotasi pemain. Dengan gelar juara sudah sirna, kedua pelatih diperkirakan akan melakukan banyak perubahan, mungkin menurunkan pemain cadangan yang jarang mendapat menit bermain selama turnamen. Ketidakpastian ini membuat prediksi menjadi tantangan tersendiri.
Mantan striker Inggris Chris Sutton memprediksi kemenangan 2-1 untuk Prancis, sementara Sports Illustrated memprediksi skor yang sama. RMC Sport memprediksi Prancis menang dengan kedua tim mencetak gol dan Mbappé ikut menyumbang gol, sedangkan Rotowire memprediksi kemenangan Prancis 3-1.
Mengapa Prancis Lebih Diunggulkan?
Prancis tampil lebih konsisten sepanjang turnamen. Mereka memimpin dalam statistik expected goals (14.6), tembakan tepat sasaran per pertandingan (7.1), dan peluang besar yang diciptakan (27). Sebaliknya, pertahanan Inggris cukup rapuh dengan kebobolan delapan gol dan hanya mencatat dua clean sheet sepanjang turnamen. Mereka juga selalu kebobolan di setiap laga knockout yang mereka mainkan.
Faktor emosional juga berpihak pada Prancis. Deschamps yang akan pensiun, Mbappé yang mengejar Sepatu Emas, dan rekor apik Prancis di laga perebutan tempat ketiga menjadi modal berharga. Di sisi lain, pelatih Inggris Thomas Tuchel justru mendapat kritik keras atas taktik negatifnya saat melawan Argentina.
Meski demikian, Inggris tetap memiliki senjata mematikan di lini serang seperti Jude Bellingham dan Harry Kane. Sifat laga yang tidak memperebutkan gelar juara justru bisa menghasilkan pertandingan terbuka dan menghibur.
Prediksi Akhir
Dengan mempertimbangkan semua faktor - performa turnamen Prancis yang lebih impresif, rekor historis mereka di laga perebutan tempat ketiga, kerapuhan pertahanan Inggris, dan faktor emosional perpisahan Deschamps - Prancis layak dijagokan. Namun, jangan pernah menganggap remeh Inggris yang pasti ingin mengakhiri turnamen dengan kepala tegak.
Prediksi Skor: Prancis 2-1 Inggris
Tidak ada komentar: